Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Di Situbondo Ikan Tongkol Melimpah, Harga Murah Meriah, Satu Kilogram Hanya Rp 6 Ribu

Humaidi. • Sabtu, 13 Januari 2024 | 02:00 WIB

 

STOK MELIMPAH: Sejumlah pedagang ikan di Pasar Panarukan berbincang santai sambil menunggu pembeli datang, Kamis (11/1).
STOK MELIMPAH: Sejumlah pedagang ikan di Pasar Panarukan berbincang santai sambil menunggu pembeli datang, Kamis (11/1).

RadarSitubondo.id - Harga ikan tongkol terjun bebas. Ikan yang dikenal mudah lepas dari durinya, itu hanya dihargai Rp 6 ribu perkilogram (kg).

Padahal, sepekan lalu masih Rp. 15 ribu perkg.  Keadaan ini terjadi akibat hasil tangkapan nelayan melimpah.

Sejumlah nelayan menyebutkan, laut seperti sedang dihujani ikan tongkol.

Sehingga setiap pelelangan ikan dibanjiri ikan tongkol.

Warga yang membeli juga sangat banyak, baik yang datang langsung ke pelelangan ikan mapun yang pesan secara online.

“Sekarang banjir ikan tongkol, tiap nelayan pasti dapat ikan tongkol. Mungkin sudah musimnya ikan tongkol keluar,” kata Rofik salah satu nelayan di Kecamatan Panarukan, kemarin (11/1).

Dikatakan, ikan tongkol banyak terjaring sejak perayaan tahun baru 2024.

Namun saat itu, harganya masih tinggi. Perkg bisa dibandrol Rp 25 ribu.

Dua hari setelah tahun baru turun lagi Rp 15 ribu perkg.

“Saat ini harga ikan di pelelangan hanya Rp. 6 ribu. mungkin di pasar-pasar masih Rp. 10 ribu,” kata Rofik.

Rofik mengaku tidak tahu penyebab ikan tongkol sangat gampang diperoleh dari laut.

“Paling gampang diperoleh ya ikan tongkol, kalau ikan lain-lain seperti mangla tidak sulit tetapi tidak banyak,” tegas Rofik.

Ifa Rahmatilla, salah satu pedagang ikan mengatakan penyebab harga ikan tongkol anjlok.

Yakni, hasil tangkapan melimpah. Selain itu, tengkulak yang biasa memborong ikan jenis tongkol juga tidak mau membeli.

“Yang ramai dibicarakan di pelelangan ikan Panarukan, karena tengkulaknya tidak mau beli. Dari pada ikan busuk ya harus dijual murah,” katanya.

Ifa mengaku, dalam dua hari kemarin dirinya banjir oderan ikan.

Bahkan dia kewalahan untuk melayani pesanan ikan dari sejumlah desa di Kota Santri.

“Sekarang saja (kemarin) dari pagi hingga sore saya tidak pulang ke rumah, ya antarakan pesanan kemana-mana,” tegas Ifa.

Masih kata dia, sejak masyarakat yang suka mengonsumsi ikan mengetahui harga ikan tongkol murah, dirinya tidak mau menyia-nyiakan kesempatan tersebut.

Dia aktif menawarkan ikan tongkol di sosial media dan langsung banyak yang merespon.

“Saya pasang satatus di WA saja sudah banyak yang pesan. Ini masih banyak pemesan baru, besok (hari ini) jalan lagi antarkan pesanan ikan tongkol,” imbuh Ifa.

Kata Ifa, pengambilan ikan jika langsung ke pelelangan hanya Rp 6 ribu.

Namun dia menjual ikan kepada pembeli dengan harga yang bervariatif sesuai dengan banyaknya pesanan.

Untuk pemesan yang ingin ambil ikan hingga puluhan kilogram diberi harga Rp 8 ribu.

“Kalau yang hanya pesan satu kilogram harganya seperti pasaran, Rp. 10 ribu. Itu pun gratis ongkir,” tutup Ifa. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #pasar tradisional #ikan tongkol