BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum untuk Bantu Korban Gempa NTT

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 11:03 WIB
Direksi BRI tinjau posko logistik bagi warga terdampak gempa di NTT. (BRI)
Direksi BRI tinjau posko logistik bagi warga terdampak gempa di NTT. (BRI)

 

RADARSITUBONDO.ID - BRI terus memperkuat upaya pemulihan pascabencana gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Melalui aktivitas Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BRI menyiapkan dukungan yang tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat dijangkau secara lebih cepat dan terkoordinasi.

Sebagai bagian dari Danantara, BRI membangun tiga posko logistik di wilayah yang menjadi titik utama terdampak bencana, yakni Manggarai Barat, Ngada, dan Nagekeo. Selain posko logistik, BRI juga mendirikan satu dapur umum di Kabupaten Nagekeo untuk mendukung kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat dan proses pemulihan.

Tiga posko tersebut ditempatkan di lokasi yang dinilai strategis untuk mendukung distribusi bantuan. Posko Induk Logistik BRI Peduli Labuan Bajo-Manggarai Barat berada di Batu Cermin, Kecamatan Komodo. Sementara itu, Posko Logistik BRI Peduli Bajawa berlokasi di Jalan TW Mengeruda, Ngedukelu, Bajawa, Kabupaten Ngada.

Adapun posko ketiga, yakni Posko BRI Peduli Mbay, berada di Jalan TW 17, Pulau, Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo. Penempatan posko di tiga wilayah tersebut menjadi bagian dari upaya BRI mendekatkan pusat bantuan dengan masyarakat yang terdampak gempa.

Untuk memastikan penanganan pascabencana berjalan sesuai kebutuhan di lapangan, Direktur Operations BRI Hakim Putratama bersama Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya turut meninjau langsung sejumlah wilayah terdampak gempa di NTT.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan posko logistik dan dapur umum sekaligus memastikan proses distribusi bantuan berjalan secara cepat dan tepat sasaran. Peninjauan juga menjadi bagian dari upaya memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat dipenuhi sesuai kondisi di masing-masing wilayah.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan keberadaan tiga posko logistik dan satu dapur umum BRI Peduli ditujukan untuk mendekatkan bantuan kepada masyarakat. Posko tersebut juga berfungsi sebagai pusat pengumpulan, pengelolaan, hingga distribusi bantuan sebelum disalurkan kepada warga yang berada di wilayah terdampak.

“Posko logistik dan dapur umum BRI Peduli merupakan bentuk komitmen BRI untuk terus hadir bersama masyarakat, khususnya dalam situasi yang membutuhkan kepedulian dan dukungan seperti halnya di NTT. Ke depan, posko logistik dan dapur umum tidak menutup kemungkinan untuk kami tambah sesuai dengan kondisi dan kebutuhan” ujar Dhanny.

Keberadaan posko logistik diharapkan membuat penyaluran bantuan menjadi lebih terarah. Masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh dukungan melalui titik distribusi yang lebih dekat, sementara koordinasi bantuan di lapangan dapat dilakukan dengan lebih efektif.

Dapur umum yang dibangun BRI di Nagekeo juga menjadi bagian dari dukungan terhadap kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Fasilitas tersebut dihadirkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan di tengah situasi pascabencana yang masih membutuhkan penanganan.

Dalam penanganan Tanggap Bencana Gempa Bumi NTT, BRI sebelumnya telah menyalurkan berbagai bantuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak. Bantuan yang diberikan mencakup ratusan makanan cepat saji, peralatan medis dan obat-obatan, sembako dan beras, tangki air minum, selimut, terpal, tenda pengungsi, lampu darurat, peralatan mandi, perlengkapan bayi, serta berbagai kebutuhan lainnya.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian langkah BRI dalam membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat sekaligus mendukung proses pemulihan setelah bencana.

Di sisi lain, BRI juga memastikan aspek keselamatan nasabah dan pekerja tetap menjadi perhatian utama. Dhanny menegaskan perusahaan telah melakukan sejumlah langkah pengamanan terhadap aset yang berada di lokasi terdampak.

BRI juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan asesmen secara menyeluruh terhadap kondisi bangunan maupun fasilitas operasional. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan kegiatan operasional dapat berjalan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan.

Untuk menjaga akses masyarakat terhadap layanan perbankan, BRI turut menyiapkan langkah mitigasi agar kebutuhan transaksi nasabah tetap dapat dilayani. Nasabah masih dapat memanfaatkan layanan digital melalui BRImo maupun layanan BRILink Agen yang tersedia.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : BRI
BRI Peduli Tanggap Bencana Gempa Bumi Flores Posko BRI Peduli bbri bri