RADARSITUBONDO.ID - Adik kedua Raja Charles III, Andrew Mountbatten-Windsor, akhirnya dibebaskan oleh Kepolisian Thames Valley setelah sempat ditangkap pada Kamis pagi (19/2/2026).
Penangkapan tersebut terjadi bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-66, menjadi sorotan besar di tengah dinamika keluarga kerajaan Inggris modern.
Pria berusia 60-an asal Norfolk itu diamankan atas dugaan pelanggaran etik jabatan publik. Dugaan tersebut berkaitan dengan publikasi dokumen kasus Jeffrey Epstein oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat.
Baca Juga: AKBP Didik Putra Kuncoro Dipecat, Terbukti Terlibat Narkoba
Penangkapan berlangsung di Wood Farm, kawasan Sandringham Estate, sekitar pukul 08.00 waktu setempat. Sejumlah foto yang beredar memperlihatkan enam kendaraan polisi tanpa tanda pengenal serta delapan petugas berpakaian sipil mendatangi lokasi tersebut.
Dalam keterangan resminya, Kepolisian Thames Valley menyatakan bahwa Andrew telah dilepaskan, namun proses penyelidikan masih terus berjalan. Andrew sebelumnya pernah menjabat sebagai utusan dagang Inggris pada periode 2001–2011.
Ia kemudian mundur dari tugas-tugas kerajaan pada 2019 setelah hubungannya dengan Epstein mencuat ke publik.
Baca Juga: Mengantuk, Pengemudi Hantam Pagar Rumah Jusuf Kalla hingga Roboh
Tuduhan yang kini didalami aparat penegak hukum menyebutkan adanya dugaan pengiriman informasi sensitif kepada Epstein. Berdasarkan dokumen terbaru yang diungkap, pada 7 Oktober 2010 Andrew disebut mengirimkan jadwal perjalanan dinasnya sebagai utusan dagang ke Singapura, Vietnam, Shenzhen, dan Hong Kong kepada Epstein.
Menanggapi situasi tersebut, Raja Charles III menyampaikan “keprihatinan terdalamnya” dan menegaskan bahwa Istana Buckingham akan memberikan dukungan serta kerja sama penuh kepada otoritas yang berwenang. Ia juga menekankan pentingnya penegakan hukum dan proses investigasi yang adil.
Selain melakukan penggeledahan di Norfolk, aparat juga menggeledah bekas kediaman Andrew di Berkshire. Mantan pangeran tersebut terlihat kembali ke Sandringham Estate tak lama setelah meninggalkan kantor polisi Aylsham. Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung meski status penahanannya telah dicabut.
Editor : Ali Sodiqin