RadarSitubondo.id - Santri alumni pondok pesantren (ponpes) Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, Situbondo dibuat geram.
Pasalnya ada salah satu akun medsos yang membuat konten penghinaan.
Dimana konten tersebut mencatut nama pengasuh ponpes Sukorejo, Kiai Ahmad Azaim Ibrahimy.
Konten yang semula dibagikan di aplikasi facebook dan tiktok itu menuai reaksi beragam dari warganet.
Rupanya, konten berupa video itu sudah dibagikan sekitar tiga bulan lalu atau pada 19 April.
Dimana isinya banyak alumni yang mencium tangan kiai Azaim dengan diberi caption 'nasab merubah nasib, innalillahi wa inna ilaihi rojiun'.
Namun, belakangan diketahui video itu sudah dihapus oleh pemilik akun Aa. Mansyur.
Itu setelah tim media Ikatan Santri Salafiyah Syafiiyah Sukorejo (IKSASS) menghubungi pemilik akun.
Akan tetapi di aplikasi snack video, konten tersebut masih ditemukan bahkan dibagikan hingga ratusan kali.
"Tapi postingan yang di Snack Video belum dihapus hingga dibagikan 500 kali,” kata Ketua Departemen Informasi Komunikasi dan Publikasi IKSASS, Nawawi.
Oleh karenanya untuk memberikan efek jera, IKSASS mempolisikan sang pemilik akun, juga sebagai pembelajaran bagi masyarakat. (*)
Editor : Ali Sodiqin