Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Delete, Block, Heal! Strategi Jitu Lupakan Mantan Selamanya

Bayu Shaputra • Selasa, 9 September 2025 | 00:00 WIB
Seorang pria sedang heal di hutan belantara,
Seorang pria sedang heal di hutan belantara,

RADARSITUBONDO.ID - Setelah putus cinta, tantangan terbesar adalah menahan diri untuk tidak menghubungi mantan. Rindu dan keinginan tahu kabar sering membuat kita tergoda untuk mengirim pesan. Namun, menghubungi mantan bisa memperpanjang proses penyembuhan dan menghambat kita untuk move on.

 Baca Juga: Andre Onana LAKU! Resmi Memberikan Lampu Hijau untuk Trabzonspor

Blokir Semua Kontak Digital

Langkah efektif pertama adalah memblokir semua kontak digital mantan. Ini merupakan bentuk perlindungan diri, karena akses mudah ke mantan akan memperburuk situasi saat emosional.

Blokir semua platform seperti WhatsApp, Instagram, Twitter, Facebook, dan LinkedIn. Hapus juga pintasan chat atau bookmark profilnya.

 Baca Juga: Pertandingan Terakhir Grub B! Timnas Futsal Indonesia vs New Zealand di CFA International Futsal Tournament 2025

Hapus Jejak Digital yang Memicu Nostalgia

Bersihkan galeri foto dari semua gambar bersama mantan yang dapat memicu emosi. Jika belum siap menghapus, simpan di hard drive eksternal agar tidak mudah diakses.

Hapus juga playlist musik, rekaman video call, dan screenshot percakapan romantis, karena detail-detail kecil dapat mempengaruhi pemulihan.

 Baca Juga: Skenario Lolos Timnas Indonesia U23 ke Piala Asia

Bangun Support System yang Kuat

Ceritakan kepada 2-3 sahabat terdekat tentang komitmen untuk tidak menghubungi mantan dan minta mereka mengingatkan Anda jika mulai goyah.

Ketika rindu membayangi pikiran, alihkan energi dengan menelepon sahabat atau keluarga. Bergabunglah dengan komunitas atau klub hobi baru untuk mengisi waktu dengan aktivitas positif.

 

Identifikasi dan Kelola Pemicu Emosional

Catat ketika dan dalam situasi apa Anda tergoda untuk menghubungi mantan. Apakah saat sendirian, mendengar lagu, atau melewati tempat yang dulu pernah dilalui bersama ex? Setelah mengidentifikasi pola, buat strategi antisipasi.

Rencanakan aktivitas lain saat sendirian, seperti menonton film atau video call dengan teman. Ganti playlist dengan lagu baru yang tidak terkait dengan mantan atau menghindari dari lagu-lagu galau.

 Baca Juga: Setelah Hajar Taipei 6-0, Timnas Indonesia akan Jamu Lebanon di FIFA Matchday Hari Ini!

Fokus pada Pertumbuhan Personal

Manfaatkan energi emosional untuk hal produktif. Daftarkan diri ke kursus online, mulai hobi baru, atau fokus pada pengembangan karir.

Olahraga teratur juga efektif untuk mengelola stres dan meningkatkan mood. Ketika fokus pada hal positif, kecenderungan untuk menghubungi mantan akan berkurang.

 Baca Juga: Mengunjungi Pesantren Lansia di Desa Selobanteng, Kecamatan Banyuglugur, Ajak Santri Dekat dengan Allah, Juga Jadi Jalan Kesembuhan

Menghubungi mantan setelah putus sering menciptakan siklus emosional yang tidak sehat. Pesan dapat memicu harapan palsu dan konflik baru.

Proses penyembuhan butuh ruang dan waktu tanpa gangguan dari masa lalu. Dengan menerapkan strategi ini, Anda memberi diri kesempatan untuk pulih dan terbuka pada hubungan yang lebih sehat.

Ingatlah bahwa tidak menghubungi mantan bukan berarti tidak menghargai hubungan yang ada, tetapi menghormati diri sendiri dan proses penyembuhan.


Ikuti terus berita ter-update Radar Situbondo di Google News

Editor : Ali Sodiqin
#Cara melupakan mantan