RADARSITUBONDO.ID - Attachment style adalah pola hubungan emosional yang dimulai sejak bayi, terbentuk dari interaksi dengan pengasuh, biasanya orang tua.
Ini memengaruhi hubungan di masa kanak-kanak dan dewasa. Jika pengasuh responsif, seseorang akan cenderung memiliki hubungan yang aman.
Namun, ada empat jenis attachment style yang memengaruhi cara kita berinteraksi dengan orang lain: Secure (Aman), Anxious (Cemas), Disorganized (Tidak Teratur), dan Avoidant (Menghindar).
Baca Juga: Mengapa Gen Z Mulai Menyukai Hobi Generasi Boomer?
Attachment style yang paling sehat adalah Secure, di mana individu merasa dihargai dan mampu membangun hubungan yang baik.
Anxious attachment ditandai dengan ketakutan akan penolakan dan ketidakpastian. Disorganized attachment muncul dari pengasuhan yang tidak konsisten dan dapat menyebabkan kebingungan emosional.
Avoidant attachment, yang menjadi fokus utama, berkembang ketika pengasuh tidak responsif secara emosional, menyebabkan anak belajar untuk tidak mencari dukungan emosional.
Baca Juga: Cara Logout Akun Google dari Semua Perangkat Sekaligus
Orang dewasa dengan avoidant attachment sering terlihat percaya diri dan mandiri, namun mereka kesulitan dalam menjalin kedekatan emosional.
Mereka merasa tidak nyaman berbagi perasaan dan sering menghindari hubungan yang terlalu dekat. Mereka mungkin menarik diri ketika hubungan mulai serius dan percaya bahwa mereka tidak memerlukan keintiman emosional.
Meskipun tampak kuat, mereka masih merasakan reaksi emosional yang mendalam, tetapi menekannya.
Baca Juga: Cara Maksimalkan Kecepatan Samsung 9100 Pro: Panduan Setup & Optimasi untuk Performa Terbaik
Untuk penyembuhan, penting bagi individu dengan avoidant attachment untuk mengakui masalah ini. Langkah pertama adalah memperhatikan perasaan mereka dan memahami kebutuhan emosional mereka.
Membangun hubungan secara bertahap dan mencari bantuan profesional juga sangat membantu.
Orang dengan gaya kelekatan ini masih bisa merasakan cinta, tetapi kesulitan dalam mengekspresikannya. Attachment style dapat berubah dengan kesadaran diri dan usaha:
- Mengakui masalah.
- Memperhatikan perasaan sendiri.
- Mengeksplorasi kebutuhan emosional.
- Membangun hubungan secara bertahap.
- Mencari bantuan profesional.
Dengan usaha dan dukungan, individu dapat mengembangkan gaya kelekatan yang lebih sehat untuk membangun hubungan yang berarti dan memuaskan.
Editor : Ali Sodiqin