Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Datang Disalahkan, Tak Datang Dipersoalkan: Curhat Prabowo Soal Nasib Menterinya

Bayu Shaputra • Jumat, 2 Januari 2026 | 13:28 WIB
Presiden Prabowo meninjau langsung kondisi pengungsi korban banjir dan longsor di Padangpariaman, Sumatera Barat, Senin, 1 Desember 2025.
Presiden Prabowo meninjau langsung kondisi pengungsi korban banjir dan longsor di Padangpariaman, Sumatera Barat, Senin, 1 Desember 2025.

RADARSITUBONDO.ID - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan dilema yang dihadapi pejabat pemerintah ketika turun ke lokasi bencana.

Dalam kunjungannya ke Aceh Tamiang pada Kamis, 1 Januari 2025, ia menyoroti kritik yang kerap menimpa para menteri dan pejabat negara saat meninjau daerah terdampak bencana Sumatra.

Prabowo menjelaskan bahwa pejabat berada dalam posisi serba salah. Ketika tidak hadir, mereka dituding tidak peduli.

Namun saat datang ke lokasi bencana, muncul kritik yang mempertanyakan tujuan kehadiran mereka dengan tuduhan sekadar berfoto atau melakukan wisata bencana.

 Baca Juga: Brentford dan Tottenham Berbagi Poin dalam Laga Tanpa Gol di Tahun Baru

Menanggapi hal tersebut, Presiden menegaskan bahwa kedatangan menteri bukanlah untuk kegiatan seremonial. Para pejabat hadir untuk melihat langsung kondisi lapangan, mencatat kekurangan, memahami permasalahan, dan mengambil keputusan cepat berdasarkan fakta.

Prabowo mencontohkan pertemuannya dengan Gubernur Aceh yang langsung menyampaikan kebutuhan daerah, sehingga ia dapat segera melakukan pengecekan dan percepatan bantuan.

 Baca Juga: Cara Mudah Mengaktifkan ASN Digital untuk ASN dan PPPK

Kepala negara menyatakan bahwa kritik, hujatan, bahkan fitnah merupakan konsekuensi yang harus diterima setiap pemimpin.

Namun hal itu tidak boleh melemahkan semangat kerja, melainkan dijadikan bahan evaluasi dan kewaspadaan. Menurutnya, rakyat Indonesia hanya percaya pada bukti nyata, bukan janji-janji kosong.

 Baca Juga: Ruben Amorim Tutup Peluang Belanja Darurat di Bursa Januari

Danantara telah membangun 600 unit hunian dalam delapan hari untuk korban bencana. Ke depan, pemerintah menargetkan pembangunan 15.000 hunian yang tersebar di tiga provinsi: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Prabowo menegaskan bahwa fokus utama pemerintah adalah meringankan penderitaan rakyat dengan tindakan nyata, bukan sekadar pencitraan.

Editor : Ali Sodiqin
#Presiden Prabowo Subianto #Bencana Sumatera #Dilema Menteri