Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Respons Cak Imin Usai Prabowo Sebut PKB Perlu di Awasi

Bayu Shaputra • Rabu, 7 Januari 2026 | 10:30 WIB
Ketua Umum PKB, Cak Imin.
Ketua Umum PKB, Cak Imin.

RADARSITUBONDO.ID - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, yang juga dikenal sebagai Cak Imin, memberikan tanggapan yang ringan terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan bahwa partainya perlu diawasi secara terus-menerus. Cak Imin berpendapat bahwa pernyataan tersebut merupakan sebuah lelucon semata.

Cak Imin menekankan bahwa ucapan Prabowo hanyalah sebuah guyonan, seperti yang ia katakan di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (6/1/2026). Politikus yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat itu menjelaskan bahwa situasi semacam ini sudah menjadi hal yang umum dalam interaksi mereka.

 Baca Juga: Setelah Venezuela, Mengapa Greenland Jadi Target Strategis Donald Trump?

Candaan dari Prabowo muncul saat retret Kabinet Merah Putih yang berlangsung di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang. Dalam acara itu, Prabowo memeriksa kehadiran para ketua umum partai politik yang tergabung dalam koalisi pemerintahan. Ketika menanyakan tentang keberadaan Ketua Umum PKB, Presiden melontarkan pernyataan yang membuat hadirin tertawa.

Mendengar pernyataan Prabowo, Cak Imin segera berdiri dan tersenyum lebar sebagai respons terhadap lelucon tersebut. Momen ini menggambarkan kedekatan antara Presiden dan Ketua Umum PKB dalam konteks pemerintahan.

 Baca Juga: Mengapa Militer Venezuela Lumpuh Saat Diserang Amerika Serikat?

Cak Imin menyatakan bahwa tidak ada rencana politik lain yang akan dilakukan oleh dirinya ataupun PKB di masa mendatang. Ia berpendapat bahwa tidak diperlukan pengawasan khusus yang disebutkan dalam candaan Prabowo.

Retret Kabinet Merah Putih dilaksanakan sebagai bagian dari pembahasan awal tahun 2026. Prabowo mengungkapkan bahwa tujuan dari retret ini adalah untuk menilai kinerja tahun 2025 serta merancang strategi untuk tahun berikutnya.

 Baca Juga: Chelsea Tunjuk Rosenior Gantikan Maresca, Ini Rekam Jejaknya

PKB memiliki perjalanan politik yang cukup dinamis. Pada Pemilu 2024, PKB pernah berada dalam koalisi yang berbeda dengan Prabowo, di mana Cak Imin mencalonkan diri sebagai wakil presiden mendampingi Anies Baswedan.

Namun, setelah pemilu berlangsung, PKB bergabung dengan pemerintah di bawah Kabinet Merah Putih yang dipimpin oleh Prabowo dan Gibran.

Editor : Ali Sodiqin
#PKB harus diawasi #Presiden Prabowo #Cak Imin