Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

KPK Panggil Lima Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Proyek Rel Kereta Api Jawa Timur

Bayu Shaputra • Rabu, 11 Februari 2026 | 20:45 WIB
Gedung KPK.
Gedung KPK.

RADARSITUBONDO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, khususnya wilayah Jawa Timur.

Rabu (11/2), penyidik KPK memanggil lima saksi untuk diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Pemeriksaan dilakukan guna menelusuri aliran dana dan peran para pihak dalam proyek yang diduga bermasalah tersebut.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya pemanggilan lima saksi dari kalangan swasta. Salah satu yang diperiksa adalah Ferry Septha Indrianto, seorang wiraswasta. Ferry sebelumnya juga pernah dimintai keterangan pada pertengahan Oktober 2025.

 Baca Juga: Jisoo BLACKPINK Pimpin Kampanye Global Perayaan Pokemon ke-30

Selain Ferry, penyidik turut memeriksa Rusbandi selaku Direktur PT Karya Putra Yasa, Moch Sjawal Hidayat dari PT Surya Kencana Baru, Nur Widayat yang menjabat Komisaris PT Mataram Inti Kontruksi sekaligus Komisaris CV Cakra Semesta, serta Totok Setiyo Wibowo yang berstatus wiraswasta.

Perkara dugaan korupsi proyek jalur kereta api ini mencakup sejumlah wilayah di Indonesia, dengan Jawa Timur menjadi salah satu fokus penyidikan. Hingga 20 Januari 2026, KPK telah menetapkan 21 tersangka perorangan dan dua korporasi dalam kasus tersebut.

Tersangka terbaru adalah Bupati Pati nonaktif Sudewo. Ia dijerat dalam kapasitasnya sebagai mantan anggota Komisi V DPR RI yang memiliki kemitraan kerja dengan Kementerian Perhubungan.

 Baca Juga: Kenapa iPhone 17E Bisa Jadi Pilihan Terbaik di Kelas Flagship Murah 2026?

Kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar KPK pada 11 April 2023 di Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah.

Dari pengembangan perkara, penyidik menemukan indikasi praktik korupsi pada sejumlah proyek, di antaranya pembangunan jalur kereta api ganda Solo Balapan–Kadipiro–Kalioso, pembangunan jalur di Makassar, serta perbaikan perlintasan sebidang di wilayah Jawa dan Sumatera.

KPK menduga terjadi pengaturan pemenang tender melalui rekayasa proses lelang, mulai dari tahap administrasi hingga penetapan pemenang. Penyidikan masih terus berjalan untuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam perkara ini.

Editor : Ali Sodiqin
#Proyek Rel Kereta Api Jatim #kpk