Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Catat! Ini Daftar 6 Tol Gratis untuk Pemudik Lebaran 2026

Bayu Shaputra • Jumat, 6 Maret 2026 | 13:18 WIB

Tol Probowangi.
Tol Probowangi.

RADARSITUBONDO.ID - Pemerintah resmi membuka enam ruas tol fungsional yang dapat digunakan secara gratis selama periode mudik Lebaran 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Total panjang ruas tol yang dibuka mencapai sekitar 198 kilometer dan tersebar di jaringan Trans Jawa dan Trans Sumatera.

Kebijakan ini diambil untuk mengurangi kepadatan arus mudik yang diperkirakan meningkat signifikan pada tahun ini. Selain itu, kehadiran tol fungsional juga diharapkan mampu mempercepat perjalanan masyarakat menuju kampung halaman.

Informasi tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Badan Komunikasi Pemerintah, @bakom.ri, yang menyebutkan bahwa penggunaan ruas tol tersebut tidak dikenakan biaya selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran.

Pemerintah menilai pembukaan jalur alternatif ini penting karena volume kendaraan yang melintas di jalan tol melonjak tajam.

Baca Juga: Persijap vs Persis Solo Berakhir Ricuh di Jepara, Suporter Bentrok hingga Terminal, Mobil Dibalik Massa

Empat Tol Fungsional di Trans Jawa

Sebagian besar tol fungsional yang dibuka berada di jalur Trans Jawa. Total ada empat ruas yang dikelola oleh Jasa Marga.

Tol Jakarta–Cikampek II Selatan

Ruas pertama adalah Tol Jakarta–Cikampek II Selatan sepanjang 54,75 kilometer.

Tol ini diproyeksikan menjadi jalur alternatif penting bagi pemudik yang ingin menghindari kepadatan di ruas utama Jalan Tol Jakarta–Cikampek yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik kemacetan saat musim mudik.

Dengan beroperasinya jalur ini, arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah diharapkan bisa lebih terdistribusi.

Baca Juga: El Nino Mengancam, Musim Kemarau Dimulai Bulan Depan

Tol Yogyakarta–Bawen

Ruas kedua adalah Tol Yogyakarta–Bawen sepanjang 4,85 kilometer.

Meski relatif pendek, ruas ini memiliki peran penting untuk mengurai kemacetan yang sering terjadi di pintu masuk wilayah Yogyakarta.

Pengoperasiannya dilakukan dengan skema satu jalur satu arah. Ruas ini juga hanya diperuntukkan bagi kendaraan golongan I non-bus, sehingga kendaraan besar tidak diperbolehkan melintas.

Tol Yogyakarta–Solo

Selanjutnya adalah Tol Yogyakarta–Solo sepanjang 11,48 kilometer.

Tol ini mempercepat konektivitas antara dua kota budaya besar di Jawa, yakni Yogyakarta dan Surakarta.

Selama ini, jalur arteri di wilayah Klaten sering menjadi titik kemacetan saat arus mudik. Kehadiran tol fungsional ini diharapkan mampu mengurangi kemacetan di kawasan tersebut.

Baca Juga: Polri Evaluasi Penggunaan Senjata Api Usai Remaja Tewas Tertembak di Makassar

Tol Probolinggo–Banyuwangi Tahap I

Ruas keempat adalah Tol Probolinggo–Banyuwangi tahap pertama sepanjang 49,68 kilometer.

Tol ini sangat strategis bagi pemudik yang menuju wilayah ujung timur Pulau Jawa, khususnya mereka yang hendak melintasi Bali melalui Pelabuhan Ketapang.

Dengan adanya jalur ini, perjalanan menuju Banyuwangi diperkirakan menjadi lebih cepat dan nyaman.

Baca Juga: Irak Dilanda Blackout Total, Bagdad dan Beberapa Wilayah Gelap Gulita

Dua Tol Fungsional di Trans Sumatera

Selain di Pulau Jawa, pemerintah juga membuka dua ruas tol fungsional di jaringan Trans Sumatera yang dikelola oleh Hutama Karya.

Tol Sigli–Banda Aceh Seksi I

Ruas kelima adalah Tol Sigli–Banda Aceh Seksi I sepanjang 23,9 kilometer.

Tol ini menjadi bagian penting dari proyek Jalan Tol Trans Sumatra yang bertujuan mempercepat konektivitas wilayah Aceh.

 

Tol Palembang–Betung Seksi I dan II

Ruas terakhir adalah Tol Palembang–Betung Seksi I dan II dengan panjang total 53,6 kilometer.

Tol ini menjadi akses strategis di wilayah Sumatera Selatan dan diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat selama periode mudik.

Baca Juga: Harga Minyak Meroket Gara-Gara Perang, Pemerintah Jamin Pertalite Tak Naik hingga Lebaran

Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia Irjen Agus Suryonugroho memproyeksikan sekitar 3,6 juta kendaraan akan melintasi jaringan tol di Trans Jawa dan Trans Sumatera selama mudik Lebaran 2026.

Untuk menjamin keamanan dan kelancaran arus lalu lintas, kepolisian bersama instansi terkait akan menggelar Operasi Ketupat 2026.

Operasi tersebut mencakup pengamanan jalur mudik, pengaturan lalu lintas, hingga penempatan personel di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan.

Baca Juga: Jersey Baru Timnas Indonesia Meluncur Maret 2026, Siap Debut di FIFA Series?

Meski dibuka untuk umum, pemerintah mengingatkan bahwa ruas tol fungsional memiliki keterbatasan fasilitas dibandingkan tol yang telah beroperasi penuh.

Oleh karena itu, pengguna jalan diminta untuk tetap berhati-hati dan mematuhi rambu lalu lintas yang ada.

Salah satu aturan penting adalah mengatur kecepatan maksimal 60 kilometer per jam saat melintas di tol fungsional.

Aturan tersebut diberlakukan demi menjaga keselamatan pengguna jalan, mengingat sebagian ruas masih dalam tahap penyelesaian pembangunan.

Pemerintah berharap keberadaan tol fungsional ini dapat membantu memperlancar arus mudik sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi masyarakat yang pulang kampung merayakan Lebaran bersama keluarga.

Editor : Agung Sedana
#Tol fungsional mudik 2026