RADARSITUBONDO.ID - Badan Gizi Nasional (BGN) membuka kanal komunikasi khusus bagi guru untuk menyampaikan keluhan, masukan, temuan, hingga pengaduan terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah.
Kanal tersebut disiapkan sebagai bagian dari upaya BGN memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan MBG sekaligus membuka ruang partisipasi masyarakat. Guru yang menemukan persoalan dalam pelaksanaan program dapat menyampaikannya langsung kepada BGN melalui saluran yang telah disediakan.
Kanal komunikasi tersebut dapat diakses melalui email saluran_gurupicMBG@bgn.go.id. BGN mengharapkan guru memanfaatkan saluran itu untuk menyampaikan berbagai informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan MBG di satuan pendidikan.
Baca Juga: Xavi Hernandez Kembali Melatih, Kini Tangani Timnas Belanda
Kepala BGN Sudaryono mengatakan, guru memiliki posisi penting dalam pengawasan program karena berada langsung di lingkungan sekolah dan berinteraksi dengan peserta didik selama pelaksanaan MBG.
Menurut dia, informasi yang disampaikan guru dapat membantu BGN memperoleh gambaran mengenai kondisi pelaksanaan program di lapangan. Masukan tersebut juga dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan MBG.
“Kalau Bapak-Ibu Guru kemudian merasa ada yang perlu disampaikan kepada kami sebagai Badan Gizi Nasional, apakah itu keluhan, apakah itu komplain, apakah itu temuan, apa pun itu yang terkait Program Makan Bergizi Gratis, kami menyiapkan saluran khusus email kepada Badan Gizi Nasional,” ujar Sudaryono dalam kegiatan Kick-off Webinar Literasi Gizi dan Keamanan Pangan bagi Guru dalam Mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube BGN, Rabu (12/8).
Sudaryono yang akrab disapa Mas Dar menegaskan, penyediaan kanal khusus tersebut merupakan bagian dari komitmen BGN untuk membangun pemerintahan yang terbuka terhadap masukan masyarakat. Menurutnya, keterbukaan diperlukan agar pelaksanaan MBG dapat terus dievaluasi berdasarkan kondisi yang ditemukan di lapangan.
Baca Juga: Lionel Messi Berduka, Cristiano Ronaldo Singkirkan Rivalitas dan Beri Dukungan
Setiap informasi yang masuk dari guru akan menjadi perhatian BGN untuk kemudian ditindaklanjuti secara bertahap.
Masukan tersebut diharapkan dapat membantu lembaga tersebut mengidentifikasi persoalan sekaligus menentukan langkah perbaikan terhadap kualitas layanan MBG.
“Kami siap menerima masukan, menerima kritikan, menerima aduan atau apa pun itu yang terkait dengan Makan Bergizi Gratis. Kami berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kami, meningkatkan kualitas kami, dan meningkatkan keterbukaan partisipasi masyarakat dalam Program Makan Bergizi Gratis ini,” tegasnya.
Penguatan keterlibatan guru juga berkaitan dengan upaya BGN memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai standar. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah keamanan pangan dalam penyediaan makanan bagi peserta didik.
Guru dinilai dapat membantu mengawasi pelaksanaan program karena berada di lokasi ketika makanan diterima dan dikonsumsi oleh siswa.
Dengan posisi tersebut, guru dapat menjadi pihak yang menyampaikan kondisi faktual apabila menemukan hal yang perlu mendapatkan perhatian.
Baca Juga: Lionel Messi Berduka, Cristiano Ronaldo Singkirkan Rivalitas dan Beri Dukungan
BGN berharap partisipasi guru tidak hanya sebatas menyampaikan keluhan atau pengaduan ketika terjadi persoalan. Keterlibatan tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari pengawasan bersama untuk menjaga kualitas pelaksanaan MBG di sekolah.
Melalui kanal komunikasi khusus tersebut, kondisi yang ditemukan di satuan pendidikan dapat menjadi bahan bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi. Dengan demikian, informasi dari sekolah dapat terhubung langsung dengan proses perbaikan layanan Program Makan Bergizi Gratis.
“BGN mendorong guru untuk aktif menyampaikan informasi yang relevan mengenai pelaksanaan MBG di satuan pendidikan. Langkah ini diharapkan memperkuat pengawasan publik sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan MBG secara berkelanjutan,” pungkasnya.
Editor : Bayu ShaputraSumber : YouTube BGN