RADARSITUBONDO.ID - Motor yang tiba-tiba mengalami masalah brebet atau terasa tersendat setelah pengisian bahan bakar tentu sangat mengganggu saat berkendara.
Keadaan ini tidak hanya mengurangi kinerja mesin, tetapi juga bisa menyebabkan kerusakan yang lebih parah jika dibiarkan terus-menerus.
Baca Juga: Kondisi Kritis Ayah Jerome Polin Berakhir Duka, Sang YouTuber Bagikan Pesan Menyentuh
Penyebab Utama Motor Brebet
Bahan bakar yang berkualitas buruk adalah penyebab utama masalah brebet pada motor. Bahan bakar yang jelek mengandung partikel asing yang membuat kadar kepadatan dan kekentalan tidak stabil, sehingga dapat menyumbat injektor sebelum bahan bakar masuk ke ruang mesin.
Ini akan membuat aliran bahan bakar terganggu dan motor akan terasa tersendat setiap kali digas. Proses pembakaran yang tidak sempurna juga akan menyebabkan penumpukan pada elektroda busi.
Kotoran hitam yang menempel pada busi bisa mengganggu percikan api, sehingga pengapian tidak bekerja dengan baik dan motor menjadi lebih brebet.
Baca Juga: Jerome Polin Tak Kuasa Menahan Tangis, Ayahnya Wafat Usai Sakit Keras yang Mendadak Memburuk
Langkah Mengatasi Motor Brebet
Kuras Tangki Bahan Bakar Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengosongkan semua bahan bakar yang buruk dari tangki.
Pastikan untuk memeriksa dengan cermat apakah ada air atau kotoran di dalamnya. Air yang tercampur dengan bahan bakar dapat membuat motor susah menyala atau bahkan mati total.
Ganti Filter Bensin Setelah tangki dikosongkan, segera ganti filter bensin yang berfungsi untuk menyaring kotoran dari bahan bakar. Filter yang tersumbat dapat mengganggu aliran bahan bakar ke mesin dan membuat masalah brebet semakin parah.
Baca Juga: Ayah Jerome Polin Meninggal Dunia, Begini Ungkapan Duka Sang YouTuber
Bersihkan Sistem Injektor Injektor yang kotor karena endapan bahan bakar yang buruk harus dibersihkan dengan cairan pembersih khusus di bengkel resmi. Pembersihan ini penting untuk memastikan semprotan bahan bakar kembali lancar dan stabil.
Periksa dan Ganti Busi Cek kondisi busi untuk melihat apakah sudah berwarna hitam atau penuh dengan kotoran. Busi yang kotor tidak bisa menghasilkan percikan api yang baik untuk pembakaran. Bersihkan atau ganti busi jika sudah menempuh jarak 6.000-8.000 kilometer.
Gunakan BBM Berkualitas Setelah sistem dibersihkan, isi dengan bahan bakar yang berkualitas sesuai dengan standar pabrikan.
Perhatikan angka RON yang terdapat dalam buku petunjuk kendaraan. Hindari penggunaan RON yang terlalu tinggi karena dapat menyebabkan pembakaran buruk dan menimbulkan jelaga.
Baca Juga: Tipis Tapi Tangguh! Moto X70 Air Hadir dengan Baterai 4.800mAh di Bodi 6mm
Pencegahan dan Perawatan
Lakukan perawatan berkala setiap 4.000-6.000 kilometer sesuai dengan standar kendaraan. Perawatan rutin sangat penting untuk ketahanan mesin dan mencegah kerusakan akibat bahan bakar yang jelek.
Jika ingin menggunakan aditif bahan bakar, pilihlah produk dari merek yang terpercaya dan gunakan secara bertahap dengan jumlah kecil.
Dengan melakukan langkah-langkah di atas, motor akan kembali bertenaga dan nyaman untuk dikendarai. Ingat, lebih baik mencegah daripada memperbaiki, selalu gunakan bahan bakar yang berkualitas dan lakukan perawatan rutin agar motor tetap dalam kondisi baik.
Editor : Ali Sodiqin