RADARSITUBONDO.ID - Persipura Jayapura mendapat kabar yang sedikit melegakan menjelang tampil di Championship 2026-2027.
Komite Banding (Komding) PSSI memang menolak banding yang diajukan Mutiara Hitam terkait sanksi kerusuhan suporter saat laga playoff promosi melawan Adhyaksa FC pada 8 Mei lalu. Namun, hukuman larangan penonton yang semula berlaku satu musim penuh dipangkas menjadi hanya satu putaran kompetisi.
Dalam putusan terbaru, Persipura dilarang menggelar pertandingan kandang dengan kehadiran penonton sepanjang putaran pertama Championship 2026-2027.
Setelah itu, klub asal Papua tersebut diperbolehkan kembali menghadirkan penonton dengan syarat tribun utara dan tribun selatan stadion tetap ditutup.
Meski mendapat keringanan dalam aspek kehadiran penonton, Persipura justru menerima hukuman finansial yang lebih berat. Komding menaikkan denda dari Rp 30 juta menjadi Rp 200 juta.
Manajer Persipura Owen Rahadian menyebut perubahan sanksi tersebut jauh lebih baik dibanding keputusan awal Komite Disiplin (Komdis) PSSI yang melarang kehadiran penonton selama satu musim penuh.
“Ini sangat meringankan dibandingkan tidak ada penonton sama sekali selama satu musim. Sekarang hanya satu putaran. Kami punya waktu untuk berbenah secara internal dan meningkatkan sosialisasi kepada suporter, masyarakat, aparat setempat, dan panitia pelaksana agar ke depan lebih baik,” ujarnya, dikutip dari JawaPos.com.
Manajemen Persipura kini mulai menghitung dampak teknis dan finansial dari putusan tersebut. Salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah mendaftarkan dua stadion sebagai home base untuk musim depan.
Menurut Owen, Persipura berencana memiliki satu stadion di Papua dan satu stadion di Pulau Jawa sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kendala infrastruktur atau kebutuhan teknis lainnya selama kompetisi berlangsung.
Meski demikian, manajemen belum menentukan stadion alternatif yang akan digunakan. Pasalnya, laga kandang yang terdampak sanksi pada putaran pertama diperkirakan hanya sekitar empat hingga lima pertandingan.
Keputusan Komding ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Persipura untuk memperbaiki tata kelola pertandingan dan membangun kembali hubungan positif dengan suporter menjelang bergulirnya Championship 2026-2027.
Editor : Bayu Shaputra