RADARSITUBONDO.ID - Kombinasi kata sandi yang sederhana seperti "12345" dan "123456" masih menjadi pilihan utama bagi pengguna internet di seluruh dunia pada tahun 2024.
Penelitian dari perusahaan keamanan siber NordPass menunjukkan bahwa kata sandi "123456" digunakan lebih dari 3 juta kali, sedangkan "12345" tercatat digunakan sebanyak 395.573 kali.
Temuan ini sangat memprihatinkan, mengingat 54 persen kata sandi yang bocor ternyata pernah terlibat dalam pelanggaran data sebelumnya, dengan rata-rata usia sekitar 3,5 hingga 4 tahun. Kata sandi tersebut dapat diretas dalam waktu kurang dari satu detik dengan menggunakan metode serangan brute force.
Studi tentang pelanggaran data besar yang dilakukan oleh Kaspersky antara tahun 2023 hingga 2025 menunjukkan bahwa pengguna cenderung memilih pola yang mudah ditebak, seperti urutan angka dan tanggal lahir.
Sekitar 10 persen dari kata sandi dalam kumpulan data mengandung angka yang menyerupai tanggal antara 1990–2025.
Baca Juga: Bangkok United Beri Penghormatan Khusus Jelang Laga, Bawa Jersey Pratama Arhan
Ahli keamanan siber Jason Wise menekankan pentingnya memiliki kata sandi yang unik yang menggabungkan huruf besar dan kecil, angka, dan simbol khusus dengan panjang minimal 20 karakter.
Selain itu, pengguna dianjurkan untuk mengaktifkan autentikasi dua faktor demi meningkatkan keamanan akun digital mereka.
Editor : Ali Sodiqin