10 Hektare Lahan Ilalang di Mimbaan Terbakar, Api Nyaris Merembet ke Perumahan

RADARSITUBONDO.ID – Kebakaran lahan ilalang seluas sekitar 10 hektare terjadi di belakang Perumahan Bukit Raya, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Selasa (7/7) malam. Besarnya kobaran api yang dipicu angin kencang saat musim kemarau membuat warga sekitar waswas karena lokasi kebakaran hanya berjarak beberapa meter dari kawasan permukiman.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Situbondo harus berjibaku selama hampir empat jam untuk menjinakkan kobaran api agar tidak menjalar ke rumah-rumah warga. Berkat penanganan cepat, kebakaran berhasil dikendalikan sebelum mencapai kawasan perumahan.
Kasubag Umum Damkar Situbondo, Hidayat, mengatakan kebakaran mulai dilaporkan sekitar pukul 18.30 WIB. Saat petugas tiba di lokasi, api telah membesar dan dengan cepat merambat ke hamparan ilalang kering akibat embusan angin.
"Luas lahan yang terbakar sekitar 10 hektare dan api baru berhasil dipadamkan pada pukul 21.15 WIB," ujarnya, Rabu (8/7).
Menurut Hidayat, kondisi vegetasi yang mengering selama musim kemarau membuat api sangat mudah menyebar. Situasi itu menjadi tantangan tersendiri bagi petugas karena titik api berada tepat di belakang kawasan permukiman warga.
Selama proses pemadaman, petugas mengombinasikan penyemprotan air menggunakan armada pemadam dengan teknik manual menggunakan alat kepyok untuk memutus jalur rambatan api menuju area perumahan.
"Upaya pemadaman dilakukan menggunakan alat penyemprot air serta cara manual dengan kepyok agar api tidak merembet ke permukiman penduduk," jelasnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material, kebakaran tersebut berpotensi membahayakan rumah warga apabila terlambat ditangani. Beruntung, api berhasil dilokalisasi sebelum menjangkau kawasan hunian.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Damkar belum dapat memastikan apakah api dipicu unsur kesengajaan, kelalaian manusia, atau faktor lain.
"Kami masih belum mengetahui penyebab kebakaran lahan ilalang tersebut. Saat ini kami masih fokus melakukan pemadaman," katanya.



