Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kebakaran Ilalang di Panji Bikin Petani Cabai dan Warga Ketar-ketir

M
BIKIN PANIK: Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang membakar lahan ilalang di Dusun Moncel, Desa Juglangan, Kecamatan Panji, Situbondo, Rabu (4/11).
BIKIN PANIK: Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang membakar lahan ilalang di Dusun Moncel, Desa Juglangan, Kecamatan Panji, Situbondo, Rabu (4/11).

Advertisement

RADARSITUBONDO.ID – Kobaran api yang melahap lahan ilalang di Dusun Moncel, Desa Juglangan, Kecamatan Panji, Situbondo, Rabu (4/11), nyaris membuat petani cabai dan warga sekitar panik. Api yang cepat membesar akibat tiupan angin kencang merembet hingga mendekati area pertanian dan permukiman.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.00. Tumpukan rumput kering membuat api semakin mudah membesar dan menjalar. Kondisi angin yang cukup kencang juga menyebabkan bara api beterbangan sehingga memicu kekhawatiran warga.

Salah seorang warga, Erfan, mengatakan, kobaran api sempat bergerak dari dataran menuju jurang, kemudian kembali naik ke area atas. Api bahkan terlihat berputar di sekitar jurang akibat embusan angin.

Advertisement

“Api dari dataran turun ke jurang, habis itu naik lagi ke atas. Kalau di jurang apinya berputar. Mungkin karena angin. Itu yang bikin khawatir, karena arangnya beterbangan,” ujar Erfan.

Melihat kobaran api semakin membesar, warga segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Situbondo. Petugas kemudian datang menggunakan satu unit armada untuk melakukan pemadaman.

“Beberapa menit setelah dihubungi, petugas damkar langsung datang. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.30,” tegasnya.

Advertisement

Kekhawatiran juga dirasakan para petani cabai yang lahannya berada tidak jauh dari titik kebakaran. Menurut warga lainnya, Halili, api sempat mendekati area tanaman cabai. Beruntung, puluhan buruh tani yang sedang bekerja bergerak cepat melakukan pemadaman secara gotong royong.

Mereka menggunakan berbagai peralatan seadanya. Mulai dari timba berisi air, tangki penyemprot, hingga kayu untuk memukul dan memadamkan titik api yang mendekati tanaman cabai.

“Puluhan buruh tani kompak memadamkan api yang mendekat ke area tanaman cabai. Ada yang menyiram pakai timba, pakai tangki, ada pula yang memadamkan pakai kayu,” jelas Halili.

Sementara itu, Kasubag TU Damkar Situbondo, Hidayat, mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membakar sesuatu di sekitar lahan kering. Kondisi cuaca panas dan banyaknya rumput kering membuat api mudah menjalar, terlebih ketika disertai angin kencang.

Advertisement

Artikel Terkait

Gudang Jagung KUD di Alasmalang Panarukan Terbakar, Bonggol dan Sekam Hangus

Gudang Jagung KUD di Alasmalang Panarukan Terbakar, Bonggol dan Sekam Hangus

Gudang KUD di Alasmalang, Panarukan, terbakar Kamis malam. Tumpukan bonggol jagung dan sekam hangus, sementara penyebabnya masih diselidiki petugas.

Dua Jam Terjebak di Sumur, Kambing di Sumberkolak Akhirnya Dievakuasi Damkar

Dua Jam Terjebak di Sumur, Kambing di Sumberkolak Akhirnya Dievakuasi Damkar

Kambing milik warga tercebur ke sumur aktif di Sumberkolak, Panarukan. Damkar Situbondo bergerak cepat dan berhasil mengevakuasinya dalam kondisi hidup.

Dapur Rumah Warga Kukusan Kendit Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 20 Juta

Dapur Rumah Warga Kukusan Kendit Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 20 Juta

Dapur rumah Hatep di Desa Kukusan, Kendit, ludes terbakar Sabtu malam. Kerugian ditaksir Rp 20 juta, sementara penyebab kebakaran masih diselidiki.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer