Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Adab dan Doa Saat Berziarah ke Makam dalam Islam

Bayu Shaputra • Senin, 16 Februari 2026 | 09:30 WIB
Ilustrasi ziarah ke makam.
Ilustrasi ziarah ke makam.

RADARSITUBONDO.ID - Ziarah kubur menjadi salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam. Tradisi ini bukan sekadar kunjungan ke makam keluarga atau kerabat, tetapi juga sarana mengingat kematian serta mendoakan sesama muslim yang telah wafat. Dalam ajaran Islam, terdapat adab dan bacaan khusus yang disunnahkan ketika memasuki area pemakaman.

Tuntunan tersebut diajarkan langsung oleh Muhammad kepada para sahabatnya. Saat tiba di pemakaman, seorang muslim dianjurkan mengucapkan salam kepada para penghuni kubur.

Lafaz yang dibaca adalah, “Assalamu’alaikum ahla diyari minal mu’minin wal muslimin,” yang berarti keselamatan atas kalian wahai penghuni negeri dari kaum mukminin dan muslimin. Ucapan ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus doa bagi mereka yang telah mendahului.

 Baca Juga: Serangan Bersenjata di Tiga Desa Nigeria Tewaskan Sedikitnya 32 Orang

Salam tersebut kemudian dilanjutkan dengan kalimat, “Wa inna insya Allah bikum lahiqun,” yang bermakna bahwa setiap yang hidup pada akhirnya akan menyusul. Pesan ini mengandung pengingat kuat bahwa kematian adalah kepastian bagi setiap manusia.

Tak berhenti di situ, peziarah juga disunnahkan memanjatkan doa, “Nas’alullaha lana wa lakumul ‘afiyah,” yakni memohon keselamatan untuk diri sendiri dan para penghuni kubur. Doa tersebut mencerminkan kepedulian terhadap sesama muslim, sekaligus harapan akan kebaikan di alam setelah kehidupan dunia.

 Baca Juga: Indra Frimawan Dihujat Netizen Usai Ludahi Fajar Sadboy di Podcast Deddy Corbuzier

Ziarah kubur pun menyimpan hikmah mendalam. Selain menjadi momentum refleksi diri agar lebih siap menghadapi kematian, amalan ini diyakini membawa manfaat bagi ahli kubur melalui doa yang dipanjatkan. Dalam sejumlah riwayat, Nabi menyebutkan bahwa ziarah kubur dapat melembutkan hati dan mengingatkan manusia pada kehidupan akhirat.

Dengan menjalankan adab sesuai tuntunan, ziarah kubur tidak hanya menjadi tradisi, tetapi juga sarana memperkuat kesadaran spiritual dan meningkatkan kualitas ibadah.

Editor : Ali Sodiqin
#Salam ziarah kubur